Tips Bisnis Dropship Omset 30 Juta Dalam Waktu 3 Bulan

19 Februari 2020 - Kategori Blog

Tips Bisnis Dropship Omset 30 Juta Dalam Waktu 3 Bulan

Tips Bisnis Dropship Omset 30 Juta Dalam Waktu 3 Bulan

Tips Bisnis Dropship Omset 30 Juta Dalam Waktu 3 Bulan

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Dropshipping?

Kami sudah merangkum beberapa cara mudah untuk memulai bisnis dropshipping. Karena tips dan cara-cara dropshipping cukup banyak, kami buat semuanya dalam bentuk poin ya supaya kamu tidak bingung.

  1. Berikut ini langkah-langkahnya:
  • Tentukan produk utama yang ingin kamu jual kepada konsumen.
  • Pilihlah produk yang bersifat sustainable alias bisa dijual dan berpotensi baik dalam jangka waktu yang panjang serta memiliki peluang yang besar untuk dijual.
  • Fokuslah 1 sektor bisnis saja berhubung bisnismu saat ini masih dalam skala kecil menengah. Jika kamu memiliki terlalu banyak produk, dikhawatirkan brand awareness bisnismu menjadi tidak terlalu baik.
  • Jual produk secara spesifik karena ini akan jauh mempermudahmu dalam berbisnis dropshipping. Misalnya alih-alih berjualan “jilbab” sebaiknya jual lah “jilbab polos bahan balotelli warna macam-macam”.
  • Sebagaimana poin a, jual barang-barang yang sifatnya sustainable. Mudahnya jual barang-barang yang sekiranya memang diperlukan oleh banyak orang. Dalam hal ini kebanyakan tentu saja barang-barang terkait sandang, pangan, papan, dan telepon seluler!
  • Lakukan riset untuk menilai permintaan barang, kamu bisa melakukan riset kecil-kecilan di marketplace hingga melakukan riset kata kunci di google trends.
  • Hindari menjual produk yang sudah dijual oleh perusahaan besar. Misalnya dengan tokomu yang masih minim pembeli dan belum terkenal, jangan coba-coba jual Asus ROG dan Acer Predator. Karena tentu sudah banyak distributor terkenal yang sukses menjual kedua laptop tersebut dalam jumlah tinggi per bulannya.
  • Terakhir jangan lupa, hindari menjual produk-produk illegal. Produk illegal disini maksud kami tak hanya terbatas kepada narkoba (tentu saja), melainkan sepatu KW hingga barang-barang curian atau barang yang tidak jelas asal usulnya.
  • Jangan lupa untuk banyak-banyak belajar sehingga kamu menguasai produk yang kamu jual. Poin penting dari seorang penjual yang baik adalah penguasaan diri terhadap produk yang dijual. Menjadi seorang penjual tentu saja menyebabkan kamu akan banyak ditanya oleh pelanggan soal barang-barang yang kamu jual.
  1. Tentukan target pasarmu
  • Tentukan target pasar secara spesifik, mulai dari rentang usia, jenis kelamin, hobi, hingga pekerjaan dan berbagai faktor lainnya.
  • Hal ini amat berguna karena di era fb ads seperti sekarang, demografi calon konsumen merupakan salah satu faktor yang digunakan untuk menentukan kepada siapa iklan tersebut akan ditampilkan.
  1. Riset pesaing
  • Lihat siapa saja pesaingmu.
  • Apabila terlalu banyak pesaingmu merupakan pemain besar, kamu bisa memutuskan untuk mengubah barang jualanmu atau tetap maju dengan risiko tinggi. Meski demikian ketika ada banyak pemain besar, artinya pasarnya pun besar. Dengan kata lain jika kamu sukses melakukan branding dan marketing, bukan tidak mungkin kamu akan mencapai level mereka.
  • Banyak-banyak lah belajar dari pesaingmu, apa kelebihan dan kekurangan mereka yang bisa kamu tiru dan kamu hindari.
  1. Carilah supplier barang untuk bisnis dropshipphingmu
  • Supplier merupakan komponen terpenting di dalam bisnis dropshipping, ada beberapa kriteria yang bisa kamu gunakan untuk mencari supplier yang baik.
  • Memiliki respons yang cepat alias fast response. Karena kalian akan menjadi pihak ketiga yang mengubungkan konsumen dan supplier, tentu kamu harus mencari supplier yang fast response. Seringkali konsumen memberikanmu banyak pertanyaan terkait stok barang, hal ini akan menjadi masalah bila suppliermu slow response.
  • Carilah supplier yang memberikan harga khususuntuk konsumen dan dropshipper. Selain itu carilah supplier yang memang membuka diri untuk dropshipper, dengan ini kamu menghindari supplier “jahat” yang mungkin bisa merebut konsumenmu. Karena bila supplier tersebut memiliki banyak retailer (dropshipper), agaknya tidak mungkin mereka merebut konsumen dropshipper mereka karena akan menyulitkan mereka sendiri dalam distribusi.
  • Meski demikian hati-hatilah pada supplier yang suka merebut konsumenmu, biasanya mereka akan menyelipkan kartu nama atau menghubungi konsumenmu diam-diam.
  • Pastikan lokasi supplier dekat dengan lokasi konsumenmu.
  1. Siapkan administrasi online yang baik
  • Kalau masih berskala kecil, kamu bisa menjadi admin yang juga melayani keluhan pelanggan. Namun jika toko online mu sudah mulai besar, ada baiknya kamu membayar orang lain untuk menjadi admin tokomu.
  • Buatlah catatan penjualan yang baik, sehingga bisa menjadi bahan evaluasimu dari waktu ke waktu.
  1. Menentukan harga jual yang tepat
  • Untuk menentukan harga jual yang tepat, pertama-tama kamu harus memastikan bahwa suppliermu tidak memiliki kebijakan berkaitan dengan harga jual dropshipper. Beberapa supplier mematok harga jual untuk dropshipper mereka. Tujuannya adalah untuk menghindari perang harga antar dropshipper. Oleh karena itu kamu harus memastikan hal ini di awalnya.
  • Lihat harga toko sainganmu, jangan jual barangmu dengan harga yang jauh terlalu murah ataupun jauh terlalu mahal dari harga rata-rata pasar. Bahkan kalau kamu terlalu bingung untuk menentukan harga, kamu bisa menjual sama dengan harga rata-rata pasar.
  • Sesuaikanlah harga tersebut dengan target konsumenmu. Contoh ekstremnya misal bila di awal kamu menentukan bahwa target pasarmu adalah anak-anak SMP, sangat tidak lazim bila kamu menjual kaos dengan harga Rp 200.000,- per buahnya.
  • Pastikanlah kamu tetap mendapatkan keuntungan dari harga jual yang telah kamu tentukan sebelumnya.

Penipuan Online
Jika masih ragu dan takut penipuan online silahkan membeli melalui marketplace bukalapak, tokopedia, shopee, lazada atau bisa DATANG LANGSUNG KE ALAMAT GROSIRAN BATAM.

Lihat Juga Produk kami yang lain DISINI

, , ,

Comments are closed.

 
Chat Whatsapp